Pengabdian Kepada Masyarakat – Peningkatan Nilai Ekonomis Buah Kelapa Untuk Menghasilkan Produk Yang Dapat Dikonsumsi Oleh Masyrakat​

Pengabdian Kepada Masyarakat - Peningkatan Nilai Ekonomis Buah Kelapa Untuk Menghasilkan Produk Yang Dapat Dikonsumsi Oleh Masyrakat

MFM – Jurusan kimia FMIPA Unpatti melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan judul : “Peningkatan nilai ekonomis buah kelapa untuk menghasilkan produk yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat”. Jurusan kimia FMIPA sebagai bagian dari unit perguruan tinggi (Universitas Pattimura) yang sementara menuju menjadi research university, maka harus mampu meningkatkan peran dan fungsinya dalam upaya memfasilitasi dan memberdayakan dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat baik dalam pengembangan keilmuan dan teknologi tepat guna, meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan minat masyarakat pada Desa Tial untuk memanfaatkan limbah buah kelapa untuk menghasilkan produk bernilai ekonomis tinggi.

Peserta pengabdian masyarakat terdiri dari Tim Pengabdian Jurusan Kimia FMIPA Unpatti serta masyarakat Desa Tial. Kegiatan ini akan berlangsung pada 26 November 2020 di Desa Tial. Negeri. Desa Tial memiliki potensi penghasilan dari kelapa namun, masyarakat di Negeri Tial masih kurang memahami pengoptimalan potensi tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini diselenggerakan dengan metode workshop meliputi ceramah dan demo pembuatan produk serta kiat pengemasan produk.

Program Pengabdian Masyarakat bertema peningkatan nilai ekonomis buah kelapa melalui produksi olahan air kelapa menjadi Nata De Coco, Kecap, Cuka, dan Virgin Coconut Oil (VCO). Sasaran pengabdian ini adalah ibu-ibu PKK di Negeri Tial yang merupakan masyarakat tidak produktif secara ekonomis (masyarakat biasa). Sasaran ini ditetapkan dengan mempertimbangkan efisiensi dan intensitas pelaksanaan program. Peserta yang merupakan kelompok ibu-ibu rumah tangga dengan jenis permasalahan yang ditangani meliputi aspek produksi dan manajemen usaha. Aspek produksi dengan melatih ibu-ibu PKK memproduksi produk dari air kelapa sedangkan manajemen usaha direncanakan dengan mengadakan kerjasama dengan koperasi, warung, toko, pedagang di pasar, supermarket dan swalayan untuk pemasaran. Pada intinya, kegiatan ini diharapkan menjadi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat melalui pendekatan secara terpadu, agar dapat meningkatkan nilai ekonomis buah kelapa yang masih belum termanfaatkan secara optimal. Setelah dilakukan sosialisasi dalam mengubah pola pikir masyarakat dalam meningkatkan potensi sumber daya alam di desa Tial, dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan produk untuk meningkatkan keterampilan teknis pengolahan limbah air kelapa dengan mengunakan teknologi sederhana sehingga mudah dan murah untuk diterapkan (teknologi tepat guna). MFM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *