The Sixth Synchrotron Science Camp 2017

24796651_1342457335881286_6488779007273493638_nSynchrotron Light Research Institute (SLRI) adalah sebuah organisasi publik di bawah pengawasan Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Thailand. Lembaga operator ‘’Laboratorium Siam Photon” (SPL), menyediakan radiasi synchrotron dan tingkat penyelesaian untuk pengguna dari akademik dan sektor industri. Setiap tahun SLRI mengadakan kegiatan untuk mahasiswa tingkat akhir beberapa universitas yang berasal negara-negara se-ASEAN, dimana mahasiswa mendapat kuliah umum, pengenalan tentang teknologi synchrotron dan melakukan kunjungan sekaligus workshop pada salah satu beam line SPL. The 6th Synchrotron Science Camp With Special Neutron Symposium berlangsung pada 26 November – 1 Desember 2017 yang berlokasi di Nakhon Ratchasima, Thailand. Tahun ini mahasiswa jurusan kimia atas nama Moylani Teddy, Elfido Pessiwarissa, dan Frida Talapessy berkesempatan mewakili Universitas Pattimura sebagai peserta pada ajang tersebut.

2The Study of The Uptake and Distribution of Zn Element in Bean Sprout, with X-Ray Fluorescence Spectroscopy merupakan salah satu aktivitas sub grup yang diberikan bagi peserta SLRI.  X-Ray Fluorescence spectroscopy merupakan teknik analisis yang di gunakan untuk identifikasi serta penentuan konsentrasi elemen yang ada pada padatan, bubuk ataupun sampel cair. X-Ray Fluorescence spectroscopy digunakan untuk menentukan komposisi unsur suatu material karena metode ini sangat cepaat dan tidak merusak sampel. Apabila terjadi eksitasi sinar-X primer yang berasal dari tabung X-ray atau sumber radioaktif mengenai sampel, sinar X dapat diabsorpsi atau di hamburkan oleh material. Proses di mana sinar X diabsorpsi oleh atom dengan mentransfer energinya pada kulit yang lebih dalam di sebut efek fotolistrik. Selama proses ini, bila sinar X primer memiliki cukup energi, elektron pindah dari kulit yang di dalam menibulkam kekosongsan. Kekosongan ini menghasilkan keadaan atom yang tidak stabil. Apabila atom kembali ke keadaan stabil maka elektron dari kulit luar pindah ke kulit yang lebih dalam dan proses ini menghasilkan energi. Pada umumnya kulit K dan L terlibat pada deteksi XRF, sehingga sering terdapat istilah Kα dan Kβ serta Lα dan Lβ pada XRF. Jenis spectrum X-ray dari sampel yang diradiasi akan menggambarkan puncak-puncak pada intensitas yang berbeda.

udsgBeam Line 2.2 TRXAS (Time-Resolved-X-ray Absorption Spetroscopy). Penggunaan alat ini menggunakan X-Ray dan berfungsi untuk memeriksa struktur material yang diuji. Pada aktivitas subgroup ini diggunakan 3 sampel TiO2 (Titanium Dioksida) Anatase, rutil, dan unknown. Untuk preparasi sampel sampel dicampur dengan Etanol dan dipipet menggunakan pipet mikro dengan masing-masing sampel 3 ukuran yakni 50, 60. 70 µL. setelah itu sampel dipanaskan diatas pemanas dengan suhu 80°C selama ± 2-3 menit hingga sampel kering. Kemudian sampel diletakkan di alat tepat di depansumber  sinar X-Ray, jika sampel belum berada tepat didepan sinar X-Ray  dapat diketahui di monitor dan dapat disesuaikan posisinya hingga tepat dengan sumber x-Ray dengan perkiraan jarak dimonitor. TRXAS adalah spektroskopi dengan energy resolusi 1 x 10-1 dan Energi Foton sebesar 4-12 keV. Untuk menghasilkan spektra hanya membutuhkan 1 detik.

SLRI Beam Test Facility (SLRI_BTF) merupakan stasiun pengujian baru dari akselerator kompleks SLRI yang diaktifkan untuk memaksimalkan kerja injector SLRI. Fasilitas ini didesain untuk memproduksi elektron uji dengan jumlah elektron yang dapat divariasikan hingga ribuan elektron setiap ledakannya. BTF pertama kali dikembangkan dengan tujuan menentukan parameter-parameter elctron beam pada stasiun-stasiun eksperimen, dan menguji konsep system reduksi elektron menggunakan sebuah logam target. Di mana, intensitas elektron beam dideteksi menggunakan detektor pixel sensor yang dapat mencapai 108 elektron/ledakan dan mengalami penurunan hingga 104 elektron/ledakan ketika disisipkan logam target. Pada perkembangan selanjutnya, BTF digunakan untuk mengkarakterisasi logam dengan menggunakan elektron berenergi tinggi. Distribusi energy elektron dari logam target dapat dihitung dan disimulasikan menggunakan software Monte Carlo N-Particle (MCNP). Umumnya, dalam pengujian dilakukan variasi terhadap ketebalan logam target untuk melihat distribusi energy elektron logam target dari masing-masing ketebalan. (EP; FT; MT)

Kunjungi laman http://www.slri.or.th/sciencecamp2017/

1