Bersama Masyarakat di Banda Neira

banda 1Dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-XIX, Fakultas MIPA Universitas Pattimura kembali menggelar serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung selama seminggu di Banda Neira, yang merupakan pusat administratif Kecamatan Banda yang terbagi dalam 6 desa yang  dilaksanakan tanggal 27 Februari hingga 3 Maret 2017. Keempat jurusan yang bernaung di bawah Fakultas MIPA masing-masing berkontribusi berdasarkan disiplin ilmu yang dibidangi. Sambutan hangat oleh Bapak Camat Banda pun mengawali rangkaian kegiatan.

IMG-20170228-WA0038Jurusan Kimia khususnya, berkesempatan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di desa Merdeka (28 Februari 2017).Memberikan pemahaman dan mendemonstrasikan secara langsung produk rumahan bernilai lebih tinggi, berbahan utama kekayaan rempah Banda. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bapak Kepala Desa Merdeka dan dibuka dengan resmi oleh Ketua Jurusan Kimia Bapak Dr. Yustinus T. Male, S.Si.,M.Si. Kegiatan dipandu oleh salah satu staf dosen Jurusan Kimia Priska Pattiasina, S.Si.,M.Si, dan ditemani oleh rekan-rekan staf dosen yang lain, laboran dan mahasiswa jurusan kimia yang turut berkontribusi. Selain memberikan pemahaman, demonstrasi secara langsung dilakukan untuk memudahkan masyarakat memahami dengan baik konsep dan aplikasinya.

Kekayaan rempah Banda yang dulu menjadi daya tarik penjajah Belanda, kini dapat dimanfaatkan sebagai oleh-oleh khas Banda yang dapat dibawa oleh para wisatawan maupun para pedagang yang singgah. Namun demikian, rendahnya nilai jual dan produk yang monoton menjadikan hal ini kurang baik dari segi ekonomi maupun pemasaran. Pemanfaatan produk lokal menjadi lebih bernilai tinggi dan variatif menjadi konsep pengabdian masyarakat kali ini. Lilin dan sabun aromaterapi merupakan salah satu aplikasinya. Sabun maupun lilin yang harganya ekonomis menjadi lebih bernilai tinggi dan dapat dipasarkan secara global. Meskipun demikian, para kimiawan tidak lupa memberikan tips dan trik untuk meningkatkan produk yang telah ada sebelumnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal kerjasama antar berbagai pihak, meningkatkan ekonomi masyarakat dan daerah. Acara sesi foto bersama menutup seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Kota Tua, Kota Jejak Sejarah, Banda Neira. (MR)